Senin, 11 Januari 2016
Akhwat Centil
Akhwat Centil
Seorang
istri mengomel-ngomel kepada suaminya.
“Ummi gak suka akhwat ini, masa
centil begitu..” gerutunya sewot. Suami diam mendengarkan
omelan istri tercintanya.
“Bayangkan bi, masa chatting di
group heboh-heboh begitu kan di situ ikhwan semua. Kayak wanita murahan aja.
Apa begitu akhlaknya akhwat yang sudah ngaji? Pokoknya Abi jangan berteman
dengannya, wanita seperti itu bisa jadi fitnah. Blokir sekalian facebooknya.”
Ujarnya menggebu-gebu.
Lalu
tanpa menunggu waktu lama segera sang istri meraih handpone suaminya lalu
memblokir akun facebook akhwat yang
dia benci itu, left dari semua group yang ada si akhwat. Putus pertemanan, putus silaturrahmi.
***
Sahabat,
tahukah anda siapa wanita yang dia benci itu?
Dia hanya seorang wanita biasa yang memang memiliki sifat supel, ramah
dan terbuka dengan siapa saja. Mudah akrab dengan orang yang bahkan baru dia
kenal. pembawaannya ceria dan suka bicara (istilah saya cerewet) tapi dia
sangat menyenangkan. Hanya orang-orang yang belum mengenal lebih dalam dengan
dialah yang tidak suka dengannya. Memang dia termasuk akhwat yang tidak begitu
kalem, bahkan mau bergurau lepas dengan lawan jenis. Bergabung dan bercerita
dengan mereka yang mungkin menurut saya kurang sesuai memang.
Ah
ya apa tadi…..dia mentel, centil, tak bisa jaga sikap, sumber fitnah? Baiklah
jika itu memang point negatif yang merupakan kekurangan akhlak si akhwat apa
salahnya sang istri sholehah tadi menyampaikan secara langsung kepada yang
bersangkutan dan menasehatinya dengan nasehat yang penuh hikmah dan lemah
lembut? Apa yang tidak disukai, apa yang yang dia rasa sangat mengganjal,
sampaikanlah. Yang mengherankan, si istri sholeha bahkan belum pernah bertemu
langsung dengan si akhwat, belum pernah taaruf, bercerita dan akrab satu sama lain.
Si istri hanya membaca chat room di
handpone suaminya yang kebetulan si akhwat nimbrung di sana. Nah, dari gaya chattingnya si akhwat, dia sudah
mengambil kesimpulan negatif, lalu dengan penuh kebencian memblokir. Ah,
terkadang kita yang sudah merasa sholeh, sudah merasa banyak amalannya, merasa
lebih lama mengaji hingga belasan tahun, sudah merasa sebagai murrobi yang
bijak lalu dengan mudah membenci sesuatu yang kita sendiri belum tahu pasti
hakikatnya.
Apakah
dengan membenci lalu memblokir akun facebook, si akhwat tahu di mana letak
kesalahannya? Dia mengerti di mana letak kekurangannya, lalu dengan perlahan
penuh proses bisa merubahnya? Bisakah si akhwat tadi tahu apa penyebab dia diblokir?
Saya rasa hal itu takkan terjadi. Justru yang terjadi sebaliknya, ketika si
akhwat tahu dia diblokir tentu yang ada adalah serangan balik. Bertanya kenapa
dan kenapa, apa salahku, dan sebagainya. Bukankah ini hanya akan menambah dosa
baru di atas dosa lama? Merangkai pikiran negatif dan buruk sangka yang tak berujung?
Apalagi si akhwat belum pernah bertemu dan berkenalan dengan si istri
sholehah dan dia sudah diserang lebih
dulu.
Sahabat..
Di
sinilah teori fiqh dakwah itu dipraktekkan. Tidak hanya sekedar dibaca, dikaji
dan disampaikan kembali ke majelis taklim. Bagaimana kita menyikapi orang-orang
seperti si akhwat yang menurut versi si istri sholehah tadi mentel, centil, tak
bisa jaga sikap dan sumber fitnah. Andai dia mau mengenal lebih dekat, mengajak
berkomunikasi dengan baik dan menjalin persahabatan saya yakin si istri
sholehah tadi tidak akan buru-buru membenci apalagi memutuskan silaturrahmi
dengan memblokir facebooknya. Dia akan belajar memahami dan mengenal karakter
orang lain yang berbeda dengannya. Dia akan mendapatkan satu ladang amal dengan
menjadikan si akhwat sebagai sasaran dakwah untuk menerima nasehat yang ahsan
darinya jika memang itu diperlukan. Mengarahkan ketika si akhwat melewati
batas-batas norma, mengajak kembali ke pemahaman yang baik ketika si akhwat
sudah mulai melenceng. Bukankah dakwah itu kewajiban setiap muslim? Mengarahkan
saudaranya karena tak ingin melihat saudaranya masuk ke lubang neraka. Bukankah
kita ingin masuk syurga beramai-ramai? Jangan membenci. Bukankah Rasulullah
telah mengajarkan kepada kita akhlak yang sangat mulia, bagaimana bersikap dan
bertutur kata, di antara akhlak Nabi yang mulia adalah berdakwah dengan
kelembutan. Bahkan Allah Azza wa Jalla
telah berkata kepada Musa dan Harun ketika mengutus mereka kepada Fir’aun :
“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan
kata-kata yang lemah lembut mudah-mudahan ia ingat dan takut”. [Thaha : 44]
Sahabat,..
Kita
tidak pernah menebak bagaimana akhir kehidupan kita kelak, apakah berakhir
dengan husnul khatimah atau su’ul khotimah. Sebelum kita yakin bahwa syurga
adalah tempat kita, maka jangan pernah buru-buru memvonis dan melukai perasaan
orang lain. Saudara kita adalah amanah kita. Ketika kita melihat ada sesuatu
yang tidak sesuai maka tugas kita adalah mengarahkan, mengajak dengan penuh
cinta ke arah yang lebih baik, bukan membenci apalagi memutuskan silaturrahmi.
اِنَّ
الرِّفْقَ لاَ يَكُونُ فِى شَىْءٍ اِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يٌنْزَءعُ مِنْ شَيْءٍ
اِلاَّ شَانَهُ
“Sesungguhnya kelembutan tidaklah
berada pada sesuatu melainkan akan membuatnya lebih bagus, dan tidak akan tercabut
sesuatu darinya kecuali akan membuatnya jelek”
[HR.
Muslim]
**RB
Kontak
Hubungi Kami:
Call 0812 6896 3666
0821 6966 0004
Wa. 0821 7310 4847
email. trustcopekanbaru.gmail.com
Call 0812 6896 3666
0821 6966 0004
Wa. 0821 7310 4847
email. trustcopekanbaru.gmail.com
Komitmen Trustco
Membangun sumber daya manusia
Sepanjang perjalanan dinamika pengembangan sumber daya manusia,
ternyata banyak ide yang menjadi inspirasi. Inspirasi tentang bagaimana
mengembangkan sumber daya manusia, serta kemanakah kami harus berkonsentrasi
dan berkembang. Kami melihat dunia ini telah mengalami sebuah transisi
paradigma dan transisi realitas dengan dihadapkan pada :
·
transisi demografi,
·
transisi gaya hidup,
·
transisi budaya global,
·
transisi teknologi,
·
transisi epidemologi dan
·
perubahan paradigma
global lainnya.
Akibatnya dunia pekerjaan di hadapan kita saat ini penuh dengan
kompetisi, tantangan, perubahan yang tidak menentu, dan kondisi yang komplek.
Kami berkeyakinan, bahwa para pekerja profesional yang sukses harus memiliki
kapasitas empat kekuatan dasar atau kami menyebut sebagai 4 kekuatan dasar
untuk masa depan, yaitu :
1. Kekuatan Moral-Spiritual
(Spiritual Power),
2. Kecerdasan Emosional
(Emotional Power),
3. Kecerdasan Inteletual
(Intelectual Power),
4. Kekuatan Fisik (Physical
Power).
Dengan empat kekuatan dasar tersebut, maka para pekerja harus
memiliki kemampuan mengelola hidupanya (self management), mengelola hubungan
sosial dalam tim, membekali kemampuan profesional untuk meningkatkan
produktivitas dalam melayani pelanggan dan mengelola masyarakat.
·
Kerja
Ikhlas (Spiritual)
·
Kerja
Mawas (Emosional)
·
Kerja
Cerdas (Intelektual)
·
Kerja
Keras (Fisik-Kesehatan)
·
Kerja
Tuntas (Self Management)
·
Kerja
Selaras (Tim)
·
Kerja
Kualitas (Profesional)
·
Kerja
Welas (Masyarakat)
Pandangan tersebut mendorong kami untuk berkontribusi dalam
menyiapkan sumber daya manusia dalam konteks pengembangan pribadi, pengembangan
tim, pengembangan institusi dan pengembangaan masyarakat.
FUNGSI KAMI
Untuk mencapai misi kami, maka akan selalu :
·
Mendidik manusia tumbuh
dengan 4 kekuatan dasar SQ, EQ, IQ, PQ (TRUS)
·
Mendidik dengan cara yang
paling praktis untuk mendapatkan sesuatu paling bermanfaat dalam kehidupan -
pengetahuan manajemen praktis - MQ (T)
·
Mendidik manusia untuk
mengelola kondisi hidupnya (C) guna meraih kesuksesan (O)
·
Mendidik manusia menjadi
pemimpin masa depan yang visioner dan berakhlak mulia
·
Mendidik manusia menjadi
profesional pada bidangnya
BUDAYA IKATAN KAMI
·
Kami terus belajar pada
setiap kesempatan, baik pada waktu sibuk maupun waktu luang.
·
Budaya ikatan kami
memerluk kreativitas dan inovasi, bahwa kami belum menjadi yang terbaik dan
kami akan memberikan yang terbaik
·
Kami meyakini, bahwa
berkembangnya individu diantara kami akan menyebabkan semakin
berkualitasnya lembaga kami
·
Kami meyakini, bahwa
hanya dengan belajar kami dapat mempercepat perubahan dan semakin kami
terikat, maka kami semakin menjadi besar dan kuat.
·
Ikatan kami menganut
faham sinergi, yaitu ukhuwah yang memberikan berkah.
KOMITMEN KERJA KAMI
·
Kami menerapkan manajemen
berdasarkan sasaran (MBO), kami mengutamakan hasil dengan tidak terjebak pada
konflik cara dan metode.
·
Kami tidak mengenal jam
kerja, tetapi kami mengenal istirahat dan azaz keseimbangan
·
Kami menyelesaikan
masalah dan mengelola konflik
·
Secara terus menerus
melakukan kreativitas dan inovasi untuk kemajuan bersama
·
Selalu bekerja dengan
semangat muda dengan ruh orang tua, ambisi, ingin maju dan selalu membangun
harapan yang baru untuk masa depan.
KOMITMEN MUTU dan PELAYANAN KAMI
·
Kami selalu merevisi apa
yang telah kami lakukan dengan reguler,
·
Kami selalu menggunakan
teknologi dengan konsep “ just in time”, yaitu apa yang diperlukan
pelanggan akan kami sediakan.
·
Kami selalu memberikan
yang terbaik untuk pelanggan kami
·
Kami tidak memenuhi
selera diri kami, tapi kami memenuhi selera pelanggan kami (custom design).
Kami memandang customer sebagai bagian penting dari bisnis kami, karena kami
bekerja untuknya.
Makna Logo
·
·
MAKNA NAMA KAMI
Lembaga Manajemen Terapan T.R.U.S.T.C.O, yaitu sebuah nama yang bermakna
- True, - Responsible, - Unique, - Sacrifice dan - Technology
untuk mengantisipasi
- Condition, - Change, - Competitive, - Challenge
- Opportunities
pada lingkungan sosial masyarakat
Pemberian nama tersebut mencerminkasn 4 ranah dasar manusia, yaitu TRUE = SQ atau kekuatan spiritual yang di dapat dengan menggunakan pemahaman yang benar terhadap EQ dan IQ, RESPONSIBLE = EQ atau kecerdasan emosional. UNIQUE = creative - IQ atau kecerdasan intelektual, SACRIFICE = PQ atau kekuatan fisik yang menjadi tumpuan dinamika amal operasional dan TECHNOLOGY yang bermakna kita akan mampu merealisasi 4 kekuatan kita dengan sempurna jika memiliki teknologi. Condition, Change, Competitive danChallenge yang bermakna perubahan, kompetisi dan tantangan dunia dan akherat, apabila konsidi tersebut dapat diatasi dengan konsep (TRUST) maka Anda akan mendapatkanOpportunities atau keuntungan dan peluang.
MAKNA LOGO KAMI
Logo kami terdiri dari empat bulatan dasar yang mengeksprersikan 4 ranah dasar manusia, dan simbol tiga garis di bawah menunjukkan ushul tsalasah yang bermakna bahwa empat ranah tersebut dibangun diatas pondasi ushul tsalasah. Secara keseluruhan simbol kami menggambarkan orang-orang yang tertata, orang-orang yang tidak henti-hentinya untuk terus melatih diri, gambaran masyarakat madani.
Lembaga Manajemen Terapan T.R.U.S.T.C.O, yaitu sebuah nama yang bermakna
- True, - Responsible, - Unique, - Sacrifice dan - Technology
untuk mengantisipasi
- Condition, - Change, - Competitive, - Challenge
- Opportunities
pada lingkungan sosial masyarakat
Pemberian nama tersebut mencerminkasn 4 ranah dasar manusia, yaitu TRUE = SQ atau kekuatan spiritual yang di dapat dengan menggunakan pemahaman yang benar terhadap EQ dan IQ, RESPONSIBLE = EQ atau kecerdasan emosional. UNIQUE = creative - IQ atau kecerdasan intelektual, SACRIFICE = PQ atau kekuatan fisik yang menjadi tumpuan dinamika amal operasional dan TECHNOLOGY yang bermakna kita akan mampu merealisasi 4 kekuatan kita dengan sempurna jika memiliki teknologi. Condition, Change, Competitive danChallenge yang bermakna perubahan, kompetisi dan tantangan dunia dan akherat, apabila konsidi tersebut dapat diatasi dengan konsep (TRUST) maka Anda akan mendapatkanOpportunities atau keuntungan dan peluang.
MAKNA LOGO KAMI
Logo kami terdiri dari empat bulatan dasar yang mengeksprersikan 4 ranah dasar manusia, dan simbol tiga garis di bawah menunjukkan ushul tsalasah yang bermakna bahwa empat ranah tersebut dibangun diatas pondasi ushul tsalasah. Secara keseluruhan simbol kami menggambarkan orang-orang yang tertata, orang-orang yang tidak henti-hentinya untuk terus melatih diri, gambaran masyarakat madani.
Visi Misi Trustco
JATI DIRI KAMI
·
Kami adalah sebuah
lembaga yang bernama LEMBAGA MANAJEMEN TERAPAN TRUSTCO atau yang disingkat LMT
TRUSTCO
·
Kami adalah sebuah
lembaga yang mempunyai perhatian di bidang manajemen, khususnya manajemen SDM
yang bersifat praktis dan bermanfaat.
·
Kami adalah kumpulan SDM
pelatih yang saleh, pemimpin dan profesional
·
Kami berkumpul tidak
memandang latar belakang, kami berkumpul memahami kemajemukan dan terikat
karena satu nilai, value dan keyakinan yang satu : Kebenaran dan teknologi akan
menjawab permasalahan dan mewujudkan impian dan keyakinan.
·
Kami adalah ikatan SDM
yang mempunyai dedikasi, yaitu dengan ciri-ciri yang tercermin pada
: VISI, MISI, FUNGSI, BUDAYA IKATAN, KOMITMEN KERJA, KOMITMEN MUTU
dan PELAYANAN KAMI
VISI KAMI
FOUR FACTORS FOR YOUR FUTURE
Empat kekuatan untuk masa depan Anda
JARGON KAMI
“ Live and Get Success with TRUST “
MISI KAMI
Kami mengembangkan sumber daya manusia dengan berbasis pada spiritual,
emosional, intelektual dan fisik untuk dapat mengelola dan memanfaatkan
teknologi untuk merubah masa depan menuju masyarakat madani.
FALSAFAH KAMI
Kami akan selalu beramal dengan KHAS, yaitu ;
·
Kerja Ikhlas (Kekuatan
spiritual),
·
Kerja Mawas (kekuatan
emosional),
·
Kerja Cerdas (kekuatan
intelektual),
·
Kerja Keras (kekuatan
fisik),
·
Kerja Tuntas (kekuatan
manajerial),
·
Kerja Selaras (Kekuatan
Kepemimpinan dan Tim),
·
Kerja Kualitas
(kekuatan Profesional)
·
Kerja Welas (Kekuatan
Sosial Masyarakat).
Itulah falsafah untuk mewujudkan cita-cita
kami dari kesalehan pribadi menuju masyarakat madani.
Langganan:
Postingan (Atom)








